Jumat, 06 Maret 2015
Cara memerahkan bibir secara alami
Nyi Roro Kidul
Nyi Roro Kidul (juga Nyai Roro Kidul atau Nyai Loro Kidul) adalah sesosok roh atau dewi legendaris Indonesia yang sangat populer di kalangan masyarakat Pulau Jawa dan Bali. Tokoh ini dikenal sebagai Ratu Laut Selatan (Samudra Hindia) dan secara umum disamakan dengan Kanjeng Ratu Kidul, meskipun beberapa kalangan sebenarnya keduanya berbeda.
Dalam mitologi Jawa, Kanjeng Ratu Kidul merupakan ciptaan dari Dewa Kaping Telu yang mengisi alam kehidupan sebagai Dewi Padi (Dewi Sri) dan dewi alam yang lain. Sedangkan Nyi Rara Kidul mulanya merupakan putri Kerajaan Sunda yang diusir ayahnya karena ulah ibu tirinya. Dalam perkembangannya, masyarakat cenderung menyamakan Nyi Rara Kidul dengan Kanjeng Ratu Kidul, meskipun dalam kepercayaan Kejawen, Nyi Rara Kidul adalah bawahan setia Kanjeng Ratu Kidul.
Kedudukan Nyai Loro Kidul sebagai Ratu-Lelembut tanah Jawa menjadi motif populer dalam cerita rakyat dan mitologi, selain juga dihubungkan dengan kecantikan putri-putri Sunda dan Jawa
Terkadang orang juga menyebut namanya sebagai Nyai Loro Kidul. Bahasa Jawa loro merupakan sebuah homograf untuk "dua - 2" dan "sakit, menderita". Sementara bahasa Jawa rara (atau roro) memiliki arti "gadis". Seorang ortografer Belanda memperkirakan terjadinya perubahan dari bahasa Jawa kuno roro menjadi bahasa Jawa baru loro, sehingga terjadi perubahan arti dari "gadis cantik" menjadi "orang sakit".[3]
Versi yang serupa adalah Dewi Kadita, putri tunggal Raja Munding Wangi dari Kerajaan Pajajaran. Karena kecantikannya, ia dijuluki Dewi Srêngéngé (lit. "Dewi Matahari"). Meskipun mempunyai seorang putri yang cantik, Raja Munding Wangi bersedih karena ia tidak memiliki putra yang dapat menggantikannya sebagai raja. Raja kemudian menikah dengan Dewi Mutiara dan mendapatkan putra dari pernikahan tersebut. Dewi Mutiara ingin putranya dapat menjadi raja tanpa ada rintangan di kemudian hari, sehingga ia berusaha menyingkirkan Dewi Kadita. Dewi Mutiara menghadap Raja dan memintanya untuk menyuruh Kadita pergi dari istana. Raja berkata bahwa ia tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putrinya. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara tersenyum dan berkata manis sampai Raja tidak marah lagi kepadanya.
Keesokan harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang tukang tenung. Dia menyuruh sang dukun untuk meneluh Kadita. Pada malam harinya, tubuh Kadita gatal-gatal dipenuhi kudis, berbau busuk dan penuh bisul. Ia menangis tak tahu harus berbuat apa. Raja mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan Kadita serta sadar bahwa penyakit tersebut tidak wajar, pasti berasal dari guna-guna. Ratu Dewi Mutiara memaksa raja mengusir puterinya karena dianggap akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, ia terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya keluar dari negeri mereka.
Kadita pergi berkelana sendirian tanpa tujuan dan hampir tidak dapat menangis lagi. Ia tidak dendam kepada ibu tirinya, melainkan meminta agar Sanghyang Kersa mendampinginya dalam menanggung penderitaan. Hampir tujuh hari dan tujuh malam, akhirnya ia tiba di Samudera Selatan. Air samudra itu bersih dan jernih, tidak seperti samudera lain yang berwarna biru atau hijau. Tiba-tiba ia mendengar suara gaib yang menyuruhnya terjun ke dalam Laut Selatan. Ia melompat dan berenang, air Samudera Selatan melenyapkan bisulnya tanpa meninggalkan bekas, malah ia semakin cantik. Ia memiliki kuasa atas Samudera Selatan dan menjadi seorang dewi yang disebut Nyi Rara Kidul yang hidup abadi. Kawasan Pantai Palabuhanratu secara khusus dikaitkan dengan legenda ini.
Sarang burung Jawa merupakan salah satu sarang burung terbaik di dunia. Sup sarang burung yang dipasarkan di China, Thailand, Malaysia, dan Singapura didedikasikan kepada Nyai Loro Kidul, demikian menurut tulisan Sultan Agung. Terdapat tiga jenis panen, yaitu Unduan-Kesongo (April), Unduan-Telor (Agustus, terbanyak), dan Unduan-Kepat (Desember). Rongkob dan Karang Bolong yang terdapat di pantai selatan Jawa Tengah terkenal sebagai tempat mengumpulkan sarang burung walet (disebut Salanganen atau Collocalia fuciphaga). Proses panen terkenal karena juga dilakukan pertunjukan wayang serta tarian ritual yang diiringi musik gamelan. Setelah panen selesai, masyarakat memberikan persembahan yang disebut "Ranjang Nyai Loro Kidul". Persembahan tersebut digantung bersama dengan kain batik dan cermin yang diletakkan di atas bantal berwarna hijau.[7]
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Nyi Blorong
Nyai Loro Kidul terkadang digambarkan berwujud putri duyung
dengan tubuh bagian bawah berwujud seekor ular atau ikan ,terkadang
pula digambarkan sebagai wanita yang amat cantik .Ia dipercaya mengambil
jiwa siapapun yang ia inginkan.[8]
Terkadang ia disebut memiliki wujud ular. Kepercayaan ini mungkin
berasal dari legenda tentang putri Pajajaran yang menderita penyakit lepra. Penyakit kulit yang dialami putri tersebut kemungkinan dianggap sama seperti ular yang berganti kulit .[9].
Walaupun sebenarnya Nyi Blorong itu adalah bawahan Nyi Rara Kidul yang
melalaikan tugasnya dan berusaha menyesatkan umat manusia
Ia menjadi pelindung khusus keluarga bangsawan Mataram. Ketergantungan Senopati pada Sunan Kalijaga dan Nyai Loro Kidul menurut catatan sejarah mencerminkan ambivalen Dinasti Mataram terhadap Islam dan kepercayaan asli Jawa.[10]
Terdapat kepercayan lokal bahwa jika mengenakan pakaian berwarna hijau akan membuatnya sehingga membuat pemakainya tertimpa kesialan, karena hijau adalah warna kesukaannya.[11] Warna hijau laut (gadhung m'lathi dalam bahasa Jawa) adalah warna kesukaan Nyi Roro Kidul dan tidak boleh ada yang memakai warna tersebut di sepanjang pantai selatan Jawa.[12]
Dalam mitologi Jawa, Kanjeng Ratu Kidul merupakan ciptaan dari Dewa Kaping Telu yang mengisi alam kehidupan sebagai Dewi Padi (Dewi Sri) dan dewi alam yang lain. Sedangkan Nyi Rara Kidul mulanya merupakan putri Kerajaan Sunda yang diusir ayahnya karena ulah ibu tirinya. Dalam perkembangannya, masyarakat cenderung menyamakan Nyi Rara Kidul dengan Kanjeng Ratu Kidul, meskipun dalam kepercayaan Kejawen, Nyi Rara Kidul adalah bawahan setia Kanjeng Ratu Kidul.
Kedudukan Nyai Loro Kidul sebagai Ratu-Lelembut tanah Jawa menjadi motif populer dalam cerita rakyat dan mitologi, selain juga dihubungkan dengan kecantikan putri-putri Sunda dan Jawa
Nama
Nyai Roro Kidul juga dikenal dengan berbagai nama yang mencerminkan berbagai kisah berbeda dari asal-usulnya, legenda, mitologi, dan kisah turun-temurun. Ia lazim dipanggil dengan nama Ratu Laut Selatan dan Gusti Kanjeng Ratu Kidul.[1] Menurut adat-istiadat Jawa, penggunaan gelar seperti Nyai, Kanjeng, dan Gusti untuk menyebutnya sangat penting demi kesopanan. Orang-orang juga menyebutnya sebagai eyang (nenek). Dalam wujud sejenis putri duyung, ia disebut sebagai Nyai Blorong.[2]Terkadang orang juga menyebut namanya sebagai Nyai Loro Kidul. Bahasa Jawa loro merupakan sebuah homograf untuk "dua - 2" dan "sakit, menderita". Sementara bahasa Jawa rara (atau roro) memiliki arti "gadis". Seorang ortografer Belanda memperkirakan terjadinya perubahan dari bahasa Jawa kuno roro menjadi bahasa Jawa baru loro, sehingga terjadi perubahan arti dari "gadis cantik" menjadi "orang sakit".[3]
Legenda
Legenda Sunda
Masyarakat Sunda mengenal legenda mengenai penguasa spiritual kawasan Laut Selatan Jawa Barat yang berwujud perempuan cantik yang disebut Nyi Rara Kidul. Legenda yang berasal dari Kerajaan Sunda Pajajaran berumur lebih tua daripada legenda Kerajaan Mataram Islam dari abad ke-16. Meskipun demikian, penelitian atropologi dan kultur masyarakat Jawa dan Sunda mengarahkan bahwa legenda Ratu Laut Selatan Jawa kemungkinan berasal dari kepercayaan animistik prasejarah yang jauh lebih tua lagi, dewi pra-Hindu-Buddha dari samudra selatan. Ombak samudra Hindia yang ganas di pantai selatan Jawa, badai serta terkadang tsunaminya, kemungkinan telah membangkitkan rasa hormat serta takut terhadap kekuatan alam, yang kemudian dianggap sebagai alam spiritual para dewata serta lelembut yang menghuni lautan selatan yang dipimpin oleh ratu mereka, sesosok dewi, yang kemudian diidentifikasikan sebagai Ratu Kidul.Dewi Kadita
Salah satu cerita rakyat Sunda menceritakan Dewi Kadita, putri cantik dari kerajaan Sunda Pajajaran di Jawa Barat, yang melarikan diri ke lautan selatan setelah diguna-gunai. Guna-guna tersebut dikeluarkan oleh seorang dukun atas perintah saingannya di istana, dan membuat putri tersebut menderita penyakit kulit yang menjijikkan. Ia melompat ke lautan yang berombak ganas dan menjadi sembuh serta kembali cantik. Para lelembut kemudian mengangkatnya menjadi Ratu-Lelembut Lautan Selatan yang legendaris.[4]Versi yang serupa adalah Dewi Kadita, putri tunggal Raja Munding Wangi dari Kerajaan Pajajaran. Karena kecantikannya, ia dijuluki Dewi Srêngéngé (lit. "Dewi Matahari"). Meskipun mempunyai seorang putri yang cantik, Raja Munding Wangi bersedih karena ia tidak memiliki putra yang dapat menggantikannya sebagai raja. Raja kemudian menikah dengan Dewi Mutiara dan mendapatkan putra dari pernikahan tersebut. Dewi Mutiara ingin putranya dapat menjadi raja tanpa ada rintangan di kemudian hari, sehingga ia berusaha menyingkirkan Dewi Kadita. Dewi Mutiara menghadap Raja dan memintanya untuk menyuruh Kadita pergi dari istana. Raja berkata bahwa ia tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putrinya. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara tersenyum dan berkata manis sampai Raja tidak marah lagi kepadanya.
Keesokan harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang tukang tenung. Dia menyuruh sang dukun untuk meneluh Kadita. Pada malam harinya, tubuh Kadita gatal-gatal dipenuhi kudis, berbau busuk dan penuh bisul. Ia menangis tak tahu harus berbuat apa. Raja mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan Kadita serta sadar bahwa penyakit tersebut tidak wajar, pasti berasal dari guna-guna. Ratu Dewi Mutiara memaksa raja mengusir puterinya karena dianggap akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, ia terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya keluar dari negeri mereka.
Kadita pergi berkelana sendirian tanpa tujuan dan hampir tidak dapat menangis lagi. Ia tidak dendam kepada ibu tirinya, melainkan meminta agar Sanghyang Kersa mendampinginya dalam menanggung penderitaan. Hampir tujuh hari dan tujuh malam, akhirnya ia tiba di Samudera Selatan. Air samudra itu bersih dan jernih, tidak seperti samudera lain yang berwarna biru atau hijau. Tiba-tiba ia mendengar suara gaib yang menyuruhnya terjun ke dalam Laut Selatan. Ia melompat dan berenang, air Samudera Selatan melenyapkan bisulnya tanpa meninggalkan bekas, malah ia semakin cantik. Ia memiliki kuasa atas Samudera Selatan dan menjadi seorang dewi yang disebut Nyi Rara Kidul yang hidup abadi. Kawasan Pantai Palabuhanratu secara khusus dikaitkan dengan legenda ini.
Putri Banyu Bening Gelang Kencana
Dalam salah satu cerita rakyat Sunda, Banyu Bening (lit. "Air Jernih") menjadi ratu dari kerajaan Joyo Kulon. Ia menderita lepra kemudian berkelana menuju selatan. Ia ditelan ombak yang besar dan menghilang ke dalam samudra.[5]Sarang burung walet
Nyai Loro Kidul adalah dewi pelindung pengumpul sarang burung di selatan Jawa. Para pengumpul menuruni tebing menggunakan tali serabut kelapa hingga sekitar ketinggian sembilan meter (30 kaki) di atas permukaan laut. Disana, mereka menunggu arus ombak di atas teras bambu, kemudian terjun dan terbawa arus masuk ke gua. Dalam kegelapan total, mereka mengambil sarang burung dan memasukkan dalam tas mereka. Perjalanan pulang juga sangat berbahaya dan membutuhkan waktu yang tepat, agar tidak terbawa ombak yang ganas.[6]Sarang burung Jawa merupakan salah satu sarang burung terbaik di dunia. Sup sarang burung yang dipasarkan di China, Thailand, Malaysia, dan Singapura didedikasikan kepada Nyai Loro Kidul, demikian menurut tulisan Sultan Agung. Terdapat tiga jenis panen, yaitu Unduan-Kesongo (April), Unduan-Telor (Agustus, terbanyak), dan Unduan-Kepat (Desember). Rongkob dan Karang Bolong yang terdapat di pantai selatan Jawa Tengah terkenal sebagai tempat mengumpulkan sarang burung walet (disebut Salanganen atau Collocalia fuciphaga). Proses panen terkenal karena juga dilakukan pertunjukan wayang serta tarian ritual yang diiringi musik gamelan. Setelah panen selesai, masyarakat memberikan persembahan yang disebut "Ranjang Nyai Loro Kidul". Persembahan tersebut digantung bersama dengan kain batik dan cermin yang diletakkan di atas bantal berwarna hijau.[7]
Hubungan dengan Nyi Blorong
Tulisan Belanda tentang Indonesia
Istilah wali ditujukan pada para guru Islam berasal dari bahasa Arab (berarti "orang suci"), tetapi gelar sunan berasal dari bahasa Jawa. Sunan Kalijaga merupakan salah satu Wali Sanga yang paling populer, dan ia memiliki hubungan yang mendalam dengan Nyai Loro Kidul karena aspek airnya (di pantai Pemancingan di utara Jawa, kali memiliki arti "sungai"). Panembahan Senopati Ingalaga (1584–1601), pendiri ekspansi imperial Mataram, mencari dukungan dewi dari Samudra Selatan (Kanjeng Ratu Kidul adan Nyai Loro Kidul) di Pemancinang di selatan Jawa.Ia menjadi pelindung khusus keluarga bangsawan Mataram. Ketergantungan Senopati pada Sunan Kalijaga dan Nyai Loro Kidul menurut catatan sejarah mencerminkan ambivalen Dinasti Mataram terhadap Islam dan kepercayaan asli Jawa.[10]
Ritual dan pemuliaan
Larangan berpakaian hijau
Peringatan selalu diberikan kepada orang yang berkunjung ke pantai selatan untuk tidak mengenakan pakaian berwarna hijau. Mitosnya mereka dapat menjadi sasaran Nyai Rara Kidul untuk dijadikan tentara atau pelayannya (budak), namun sebenarnya itu karena air laut pada daerah pantai selatan warnanya cenderung kehijauan, dan akan sulit ditemukan jika ada korban tenggelam menggunakan pakaian hijau.Terdapat kepercayan lokal bahwa jika mengenakan pakaian berwarna hijau akan membuatnya sehingga membuat pemakainya tertimpa kesialan, karena hijau adalah warna kesukaannya.[11] Warna hijau laut (gadhung m'lathi dalam bahasa Jawa) adalah warna kesukaan Nyi Roro Kidul dan tidak boleh ada yang memakai warna tersebut di sepanjang pantai selatan Jawa.[12]
Kultur populer
- Nyi Roro Kidul seringkali menjadi tokoh dalam perfilman Indonesia, seperti: Kutukan Nyai Roro Kidul, Bangunnya Nyi Roro Kidul, Dewi Angin-Angin, Susuk Nyi Roro Kidul, dan sebagainya.
Maps - Maroon 5
I miss the taste of a sweeter life
Aku rindu rasanya hidup yang lebih manis
I miss the conversation
Aku rindu perbincangan itu
I'm searching for a song tonight
Kucari-cari sebuah lagu malam ini
I'm changing all of the stations
Kuganti-ganti semua stasiun
Aku rindu rasanya hidup yang lebih manis
I miss the conversation
Aku rindu perbincangan itu
I'm searching for a song tonight
Kucari-cari sebuah lagu malam ini
I'm changing all of the stations
Kuganti-ganti semua stasiun
I like to think that we had it all
Aku suka berpikir bahwa dulu kita miliki segalanya
We drew a map to a better place
Kita gambar peta ke tempat yang lebih baik
But on that road I took a fall
Tapi di jalan itu, aku terjatuh
Oh baby why did you run away
Oh kasih, mengapa kau lari
III
I was there for you in your darkest times
Aku ada untukmu di saat-saat terkelammu
I was there for you in your darkest nights
Aku ada untukmu di malam-malam tergelapmu
IV
But I wonder where were you
Tapi aku bertanya-tanya dimanakah dirimu
When I was at my worst down on my knees
Saat aku di keadaan terburukku, bersimpuh
And you said you had my back so I
Dan kau bilang kau mendukungku maka aku
wonder where were you
Bertanya-tanya dimanakah dirimu
When all the roads you took came back to me
Saat semua jalan yang kau tempuh kembali padaku
So I'm following the map that leads to you
Maka kuikuti peta yang menuju padamu
V
The map that leads to you
Peta yang menuju padamu
Ain't nothing I can do
Tak ada hal lain yang bisa kulakukan
The map that leads to you
Peta yang menuju padamu
Following following following to you
Ikuti, ikuti, ikuti, padamu
The map that leads to you
Peta yang menuju padamu
Ain't nothing I can do
Tak ada hal lain yang bisa kulakukan
The map that leads to you
Peta yang menuju padamu
Following following following
Ikuti, ikuti, ikuti
I hear your voice in my sleep at night
Kudengar suaramu di dalam tidur malamku
Hard to resist temptation
Sulit tuk melawan godaan
Cause something strange has come over me
Karena sesuatu yang aneh tlah menghampiriku
And now I can't get over you
Dan kini aku tak bisa melupakanmu
No I just can't get over you
Tidak, aku tak bisa melupakanmu
Back to III, IV, V
Oh oh oh
Oh oh oh
Ya ya ya
Ah ah ah
Back to III (2x)
Back to IV, V
Following following following
Ikuti, ikuti, ikuti
Sumber : http://terjemah-lirik-lagu-barat.blogspot.com
Makna lagu jawa "LINGSIR WENGI"
Anda yang orang jawa atau suku jawa ataupun yang sudah menetap lama
di jawa tengah atau jawa timur pasti tahu dengan salah satu lagu jawa
yang berjudul lingsir wengi .
Lagu ini begitu populer dan sangat digemari oleh hampir semua kalangan, baik remaja maupun orang tua, karena lagu ini memang di buat dalam beberapa versi ,baik dangdut , congdut ( keroncong dangdut ), pop bahkan koplo.
Selain itu juga dikarenakan lagu ini memang sebenarnya sudah ada semenjak jamannya keberadaan para wali songo ketika menyebarkan agama Islam di pulau Jawa ( lagu bersejarah ).
Ada yang perlu digaris bawahi dalam penafsiran
masyarakat yang salah menempatkan lagu Lingsir Wengi ini sebagai lagu yang memiliki image negatif, atau menyeramkan bahkan dilarang untuk menyanyikannya dalam waktu-waktu tertentu.
Konon kata mereka lagu ini bisa mendatangkan kehadiran sosok makhluk gaib yang bernama kuntilanak.
Entah ini penafsiran dari mana, yang jelas semenjak lagu ini digunakan sebagai soundtrack film Kuntilanak, masyarakat yang tidak tahu menahu asal-usul lagu ini pun mulai memiliki pandangan yang berbeda terhadap lagu ini.
Dan kebanyakan dari pandangan itu mengarah
kepada hal-hal yang berbau mistik dan negatif.
Untuk itu, perlu dijelaskan kepada mereka bahwa pandangan mereka itu sebenarnya salah.
Lagu Lingsir Wengi ini diciptakan oleh penciptanya
bukanlah sebagai lagu pemanggil makhluk gaib
ataupun sejenisnya.
Nah, untuk menjelaskannya,
mari kita telusuri sejarah lagu ini.
Kita harus menyimak sejarah dan kembali ke jamannya para Wali Songo.
Catat baik-baik ya, lagu atau kidung Lingsir Wengi ini aslinya dibuat oleh Sunan Kalijaga, yaitu salah satu wali dari Wali Songo yang terkenal di pulau jawa karena mengajarkan kebaikan
dengan mengenalkan dan mengajarkan agama Islam di tanah jawa.
Sunan Kalijaga yang mempunyai nama kecil
Raden Said ini memiliki nama-nama lain seperti
Lokajaya, Syekh Malaya, Pangeran Tuban, dan Raden Abdurrahman.
Dan ternyata Beliau lah
yang menciptakan kidung Lingsir Wengi tersebut.
Sunan Kalijaga menciptakan kidung Lingsir Wengi ini dengan memakai pakem gending Jawa yaitu Macapat ( sekar macapat , baca : mocopat ).
Pakem Macapat ini terdiri dari
11 macam pakem yang salah satunya yaitu pakem Durma yang dipakai dalam Lingsir Wengi.
Dari sumber-sumber yang ada , memang biasanya lagu-lagu yang memakai Pakem
Durma harus mencerminkan suasana yang keras, sangar, suram, kesedihan, bahkan bisa mengungkapkan sesuatu yang mengerikan dalam kehidupan.
Oleh sebab itu, lagu Lingsir
Wengi dilantunkan dengan perasaan yang
lembut dan mendayu-dayu, tempo pelan, dan sangat menyayat hati.
Lagu Lingsir Wengi dipakai oleh sunan Kalijaga setelah melakukan shalat malam yang berfungsi untuk menolak bala atau mencegah perbuatan makhluk gaib yang ingin mengganggu.
Selain itu makna lagu tersebut tersirat menyatakan sebuah doa kepada Tuhan.
Berikut potongan lirik lagu asli ” Lingsir Wengi ” :
” Lingsir wengi… sliramu tumeking sirno
Ojo tangi nggonmu guling…
Awas jo ngetoro
Aku lagi bang wingo wingo
Jin setan kang tak utusi
Dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet “
Kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih begini :
” Menjelang malam, dirimu akan lenyap…
Jangan bangun dari tempat tidurmu
Awas jangan menampakkan diri
Aku sedang dalam kemarahan besar
Jin dan setan yang kuperintah
Menjadi perantara
Untuk mencabut nyawamu “
Setelah lagu Lingsir Wengi ini digunakan sebagai lagu latar dari film Kuntilanak Indonesia membuat maknanya menjadi salah arti.
Sehingga membuat para pendengar lagu tersebut menjadi ketakutan karena akan kedatangan makhluk gaib ketika mendengar lagu ini.
Padahal dulunya, lagu Lingsir Wengi ini biasa dinyanyikan oleh ibu-ibu untuk menidurkan anaknya di kala malam yang sunyi, yang berfungsi agar si anak diberikan perlindungan oleh Tuhan yang Maha Pelindung.
Tak heran lagu ini pun memiliki nama lain yaitu
kidung Rumekso Ing Wengi.
Maka intinya, lagu Lingsir Wengi itu bukanlah lagu pemanggil makhluk ghaib, setan, ataupun kuntilanak, melainkan lagu yang berisi pesan tersirat untuk kebaikan.
Sumber : http://masshar2000.com
Lagu ini begitu populer dan sangat digemari oleh hampir semua kalangan, baik remaja maupun orang tua, karena lagu ini memang di buat dalam beberapa versi ,baik dangdut , congdut ( keroncong dangdut ), pop bahkan koplo.
Selain itu juga dikarenakan lagu ini memang sebenarnya sudah ada semenjak jamannya keberadaan para wali songo ketika menyebarkan agama Islam di pulau Jawa ( lagu bersejarah ).
Ada yang perlu digaris bawahi dalam penafsiran
masyarakat yang salah menempatkan lagu Lingsir Wengi ini sebagai lagu yang memiliki image negatif, atau menyeramkan bahkan dilarang untuk menyanyikannya dalam waktu-waktu tertentu.
Konon kata mereka lagu ini bisa mendatangkan kehadiran sosok makhluk gaib yang bernama kuntilanak.
Entah ini penafsiran dari mana, yang jelas semenjak lagu ini digunakan sebagai soundtrack film Kuntilanak, masyarakat yang tidak tahu menahu asal-usul lagu ini pun mulai memiliki pandangan yang berbeda terhadap lagu ini.
Dan kebanyakan dari pandangan itu mengarah
kepada hal-hal yang berbau mistik dan negatif.
Untuk itu, perlu dijelaskan kepada mereka bahwa pandangan mereka itu sebenarnya salah.
Lagu Lingsir Wengi ini diciptakan oleh penciptanya
bukanlah sebagai lagu pemanggil makhluk gaib
ataupun sejenisnya.
Nah, untuk menjelaskannya,
mari kita telusuri sejarah lagu ini.
Kita harus menyimak sejarah dan kembali ke jamannya para Wali Songo.
Catat baik-baik ya, lagu atau kidung Lingsir Wengi ini aslinya dibuat oleh Sunan Kalijaga, yaitu salah satu wali dari Wali Songo yang terkenal di pulau jawa karena mengajarkan kebaikan
dengan mengenalkan dan mengajarkan agama Islam di tanah jawa.
Sunan Kalijaga yang mempunyai nama kecil
Raden Said ini memiliki nama-nama lain seperti
Lokajaya, Syekh Malaya, Pangeran Tuban, dan Raden Abdurrahman.
Dan ternyata Beliau lah
yang menciptakan kidung Lingsir Wengi tersebut.
Sunan Kalijaga menciptakan kidung Lingsir Wengi ini dengan memakai pakem gending Jawa yaitu Macapat ( sekar macapat , baca : mocopat ).
Pakem Macapat ini terdiri dari
11 macam pakem yang salah satunya yaitu pakem Durma yang dipakai dalam Lingsir Wengi.
Dari sumber-sumber yang ada , memang biasanya lagu-lagu yang memakai Pakem
Durma harus mencerminkan suasana yang keras, sangar, suram, kesedihan, bahkan bisa mengungkapkan sesuatu yang mengerikan dalam kehidupan.
Oleh sebab itu, lagu Lingsir
Wengi dilantunkan dengan perasaan yang
lembut dan mendayu-dayu, tempo pelan, dan sangat menyayat hati.
Lagu Lingsir Wengi dipakai oleh sunan Kalijaga setelah melakukan shalat malam yang berfungsi untuk menolak bala atau mencegah perbuatan makhluk gaib yang ingin mengganggu.
Selain itu makna lagu tersebut tersirat menyatakan sebuah doa kepada Tuhan.
Berikut potongan lirik lagu asli ” Lingsir Wengi ” :
” Lingsir wengi… sliramu tumeking sirno
Ojo tangi nggonmu guling…
Awas jo ngetoro
Aku lagi bang wingo wingo
Jin setan kang tak utusi
Dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet “
Kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih begini :
” Menjelang malam, dirimu akan lenyap…
Jangan bangun dari tempat tidurmu
Awas jangan menampakkan diri
Aku sedang dalam kemarahan besar
Jin dan setan yang kuperintah
Menjadi perantara
Untuk mencabut nyawamu “
Setelah lagu Lingsir Wengi ini digunakan sebagai lagu latar dari film Kuntilanak Indonesia membuat maknanya menjadi salah arti.
Sehingga membuat para pendengar lagu tersebut menjadi ketakutan karena akan kedatangan makhluk gaib ketika mendengar lagu ini.
Padahal dulunya, lagu Lingsir Wengi ini biasa dinyanyikan oleh ibu-ibu untuk menidurkan anaknya di kala malam yang sunyi, yang berfungsi agar si anak diberikan perlindungan oleh Tuhan yang Maha Pelindung.
Tak heran lagu ini pun memiliki nama lain yaitu
kidung Rumekso Ing Wengi.
Maka intinya, lagu Lingsir Wengi itu bukanlah lagu pemanggil makhluk ghaib, setan, ataupun kuntilanak, melainkan lagu yang berisi pesan tersirat untuk kebaikan.
Sumber : http://masshar2000.com
Doa agar dimudahkan ketika ujian
1. Doa agar diberi kemudahan
“Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.”
Shahih Ibnu Hibban no. 2427; Syaikh ‘Abdul Qadir Al Arna’uth menyatakan shahih dalam Takhrij Al Adzkar hal. 106)
2. Doa Kelancaran Lisan oleh Nabi Musa ‘Alaihis Salam
“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”
QS Thaahaa : 25-28
3. Doa Memohon Tambahan Ilmu Pengetahuan
“Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.”
QS Thaahaa : 114
4. Dzikir-dzikir
Dan perbanyaklah berdzikir kepada Allah Ta’ala baik sebelum ujian dimulai maupun sesudahnya:
Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kalian semua. Semoga berhasil.
Sumber: Fimadani
Oleh: Abu Ahmad Tommi Marsetio
Red: Ibnu Mu'min
Sumber : http://www.wahdahsidrap.com
اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
“Allaahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlan wa anta taj’alul hazna idzaa syi’ta sahlan.”“Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.”
Shahih Ibnu Hibban no. 2427; Syaikh ‘Abdul Qadir Al Arna’uth menyatakan shahih dalam Takhrij Al Adzkar hal. 106)
2. Doa Kelancaran Lisan oleh Nabi Musa ‘Alaihis Salam
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي, وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي, وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي, يَفْقَهُوا قَوْلِي
“Rabbisy syrahlii shadrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam millisaanii, yafqahu qaulii.”“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”
QS Thaahaa : 25-28
3. Doa Memohon Tambahan Ilmu Pengetahuan
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
“Rabbi zidnii ‘ilmaa.”“Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.”
QS Thaahaa : 114
4. Dzikir-dzikir
Dan perbanyaklah berdzikir kepada Allah Ta’ala baik sebelum ujian dimulai maupun sesudahnya:
وَقَالَ : أَحَبُّ الْكَلاَمِ إِلَى اللهِ أَرْبَعٌ: سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، لاَ يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ
Rasulullah Shallallahu’ Alaihi wa Sallam bersabda: “Perkataan yang paling disenangi oleh Allah adalah empat: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaha illallah, dan Allaahu akbar. Tidak mengapa bagimu untuk memulai yang mana di antara kalimat tersebut. (Shahih Muslim no. 1685)وَقَالَ : ((أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَكْسِبَ كُلَّ يَوْمٍ أَلْفَ حَسَنَةٍ)) فَسَأَلَهُ سَائِلٌ مِنْ جُلَسَائِهِ، كَيْفَ يَكْسِبُ أَحَدُنَا أَلْفَ حَسَنَةٍ؟ قَالَ: ((يُسَبِّحُ مِائَةَ تَسْبِيْحَةٍ، فَيُكْتَبُ لَهُ أَلْفُ حَسَنَةٍ أَوْ يُحَطُّ عَنْهُ أَلْفُ خَطِيْئَةٍ))
Rasulullah Shallallahu ’Alaihi wa Sallam bersabda: “Apakah seseorang di antara kamu tidak mampu mendapatkan seribu kebaikan tiap hari?” Salah seorang di antara yang duduk bertanya: “Bagaimana di antara kita bisa memperoleh seribu kebaikan (dalam sehari)?” Rasul bersabda: “Hendaklah dia membaca seratus tasbih, maka ditulis seribu kebaikan baginya atau seribu kejelekannya dihapus.” (Shahih Muslim no. 2073)كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيْلَتَانِ فِي الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَـانِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ
Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Dua kalimat yang ringan di lidah, pahalanya berat di timbangan (hari Kiamat) dan disenangi oleh Tuhan Yang Maha Pengasih, adalah: Subhaanallaah wabi-hamdih, subhaanallaahil ‘azhiim. (Shahih Al Bukhari 7/168)وَقَالَ : لأَنْ أَقُوْلَ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ
Rasulullah Shallallahu ’Alaihi wa Sallam bersabda: “Sungguh, apabila aku membaca: ‘Subhaanallah, walhamdulillaah, walaa ilaaha illallaah, wallaahu akbar’. Adalah lebih senang bagiku dari apa yang disinari oleh matahari terbit. (Shahih Muslim no. 2072)Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kalian semua. Semoga berhasil.
Sumber: Fimadani
Oleh: Abu Ahmad Tommi Marsetio
Red: Ibnu Mu'min
Sumber : http://www.wahdahsidrap.com
Tips merawat gigi behel
Gunakan pasta gigi dan sikat gigi khusus
Sikat gigi khusus untuk gigi berbehel kini telah disediakan berbagai merek perawatan gigi komersial yang dijual di apotik, klinik bahkan supermarket besar. Ciri-cirinya adalah sikat terdiri dari bulu sikat yang lebih halus serta lembut. Untuk pasta gigi, pilih yang khusus untuk gigi berbehel atau memiliki kandungan lengkap. Jika Anda ragu, Anda boleh meminta saran pada dokter gigi Anda untuk masalah pemilihan sikat gigi dan pasta gigi yang benar.
Gunakan benang gigi dan sikat tambahan untuk sela-sela gigi
Dibutuhkan pula benang gigi atau sikat khusus untuk sela-sela gigi agar pembentukan karang gigi dapat terhindarkan. Hal ini dikarenakan, seseorang yang menggunakan behel lebih mudah terjadi karang gigi jika tidak dibersihkan secara menyeluruh. Anda bisa melakukan pembersihan ini setelah Anda menyikat gigi Anda.
Cara menyikat gigi berbehel
Untuk perawatan menyikat gigi berbehel, dahulukan menyikat tanpa pasta gigi. Hal ini dilakukan untuk menyingkirkan sisa makanan yang menyangkut ke sela-sela gigi dan menyangkut diantara behel di gigi Anda. Baru setelah selesai, sikatlah gigi menggunakan pasta gigi. Sikatlah gigi berbehel Anda minimal 2 kali sehari yakni pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
Berkumur dengan obat kumur
Setelah menggunakan sikat tambahan untuk sela-sela gigi dan atau benang gigi (dental floss), dianjurkan untuk berkumur menggunakan obat kumur untuk lebih memaksimalkan kebersihan mulut dan gigi berbehel Anda.
Rutin melakukan pemeriksaan gigi behel
Seseorang dengan gigi berbehel dianjurkan untuk sering mengkonsultasikan seputar kondisi gigi dan mulutnya lebih intensif dibandingkan dengan yang tidak menjalani terapi ini. Hal ini dikarenakan gigi berbehel wajib dipantau perkembangannya ke dokter gigi. Pemeriksaan ini dilakukan minimal satu kali dalam 6 bulan.
Pantangan
Untuk menyempurnakan terapi kawat gigi, sebaiknya Anda menghindari sementara memakan makanan dengan tekstur yang keras dan lengket atau kenyal seperti es batu, karamel, permen karet, berondong jagung dan lain-lain. Hindari pula mengubah susunan atau bahkan melepas behel tanpa sepengetahuan dokter gigi Anda. Jauhi minuman yang bersoda karena minuman dengan kandungan asam ini akan menyebabkan pembentukan plak di sekitar kawat gigi.
Sumber : http://aylacream.com/
Bahan Alami untuk menghilangkan jerawat diwajah
Bahan Alami untuk menghilangkan jerawat diwajah
Tips menghilangkan jerawat dengan lidah buaya
Siapa yang tak kenal dengan lidah buaya, tanaman yang manfaatnya sudah tak diragukan lagi untuk kecantikan dan kesehatan. Bahkan, sekarang ini banyak industri kecantikan yang menggunakan lidah buaya ini sebagai bahan bakunya. Untuk menghilangkan jerawat yang ada diwajah anda dengan lidah buaya ini, anda hanya perlu mengelupas lidah buaya lalu mengambil gelnya. Gunakan gel tersebut sebagai masker wajah anda, diamkan selama kurang lebih 10-15 menit lalu bilas dengan air sampai bersih.
Mengatasi jerawat dengan bawang putih
Tak banyak yang menyangka memang jika bumbu dapur yang satu ini juga bermanfaat untuk menghilangkan jerawat dan bekas jerawat yang ada diwajah anda. Untuk cara pemakaiannyapun cukup simpel anda hanya perlu mengiris beberapa siung bawang putih, lalu mengoleskannya pada wajah anda. Diamkan terlebih dahulu semala kurang lebih 10-15 menit sebelum anda membilasnya. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, lakukan tips ini secara teratur.
Mengobati jerawat dengan air jeruk nipis
Tak hanya untuk perawatan mata dan untuk melembabkan kulit saja. Buah yang satu ini juga dapat anda menfaatkan untuk menghilangkan jerawatdan bekasnya yang ada diwajah anda. Potong beberapa jeruk nipis, lalu peras airnya sampai cukup banyak. Oleskan air tersebut ke bagian yang terdapat jerawat dan bekasnya pada wajah anda, lalu diamkan selama kurang lebih 15 menit dan bilas dengan menggunakan air bersih. Jangan kaget jika pada pengolesan pertama anda merasakan perih pada wajah anda, itu adalah efek dari air jeruk nipis untuk menghilangkan rasa gatal dan bekas jerawat pada wajah anda.
Menghilangkan jerawat dengan putih telur
Bagi anda yang tidak jijik dengan tips yang satu ini anda boleh mencobanya. Caranya, pecahkan beberapa telur dan pisahkan kuning dan putih telurnya. Ambil putih telurnya saja, kocok – kocok sebentar dan oleskan pada wajah anda. Sebelum dibilas, diamkan terlebih dahulu kira – kira 10-15 menit.
Mengobati jerawat dengan Mentimun
Mentimun merupakan jenis sayuran yang mengandung banyak air yang jika dikonsumsi, dapat mencegah dehidrasi. Selain itu mentimun mengandung zat seperti : Vitamin B, Vitamin C, zat besi, dll, yang juga baik untuk kesehatan kulit. Bagaimana caranya?
- jika jerawat masih sedikitJika jerawat di wajah anda jumlahnya masih sedikit, anda hanya pelu mengiris mentimun menjadi beberapa bagian tipis. Setelah itu anda tempelkan di bagian kulit wajah yang ada jerawatnya, lalu biarkan selama 20-30 menit setelah itu bersihkan dengan air.
- jika jerawat sudah banyak
berbeda halnya jika jerawat di wajah anda jumlahnya sudah banyak, maka caranya pun berbeda. Pertama anda siapkan mentimun, kemudian cuci mentimun hingga benar-benar bersih, setelah itu haluskan dengan cara diparut atau di blender. Kemudian jadikan masker, biarkan selama 20-30 menit. Terakhir, anda cuci bersih masker mentimun tersebut dengan air.
Perbanyak minum air putih
Tahukah anda jika sekitar 70% dari tubuh kita adalah air? Maka dari itu, tak heran jika banyak orang yang menyarankan untuk mengkonsumsi air putih yang cukup. Air putih ini dapat melembabkan kulit wajah anda, dengan demikian bekas jerawat tidak akan menyebar kemana – mana.
Sumber : http://inkesehatan.blogspot.com/
Pendidikan di Indonesia
Artikel tentang Pendidikan di Indonesia
Pendidikan di Indonesia sangat diperhatikan oleh masyarakat Indonesia. Terbukti dari banyaknya artikel-artikel yang membahas tentang pendidikan di Indonesia. Beberapa waktu terakhir ini pendidikan di Indonesia mendapat angin segar karena 20 % APBN dialokasikan untuk bidang pendidikan. Hal ini membawa dampak positif bagi pendidikan di Indonesia.
Pendidikan di Indonesia memiliki sistem yang cukup baik akan tetapi pelaksanaan di lapangan masih jauh dari ketentuan yang berlaku. Misalnya penyelenggaraan ujian nasional. Ujian nasional yang telah disusun sedemikian dari sekian banyak ahli sering menemui kendala di lapangan. Banyak sekali ditemukan hal-hal yang tidak seharusnya terjadi dan dilakukan oleh para oknum yang berkecimpun di dunia pendidikan.
Banyak sekali para pendidik dengan alasan kemanusiaan membantu para anak didik mereka di ujian nasional. Padahal mereka tahu dan mengerti betul hal tersebut tidak bisa dilakukan. Mereka menganggap anak didik mereka tidak diperlakukan secara adil karena mereka mengenyam pendidikan di bangku sekolah dengan failitas yang sangat minim dan kurangnnya informasi mereka dapat tentang ujian nasional.
Pelaksanaan ujian nasional merupakan PR yang terus bertambah dari tahun ke tahun dan tak kunjung selesai. Pendidikan memang sangat sulit utamanya bagi para pendidik hal tersebut diperparah dengan disahkannya undang-undang HAM yang tidak membenarkan seorang pendidik memberikan siswanya sanksi ketika melanggar aturan melalui kontak fisik. Hal ini membuat anak didik tidak lagi menghormati dan menghargai guru-guru mereka.
Mungkin kita masih sering mendengar cerita-cerita orang tua kita dahulu betapa mereka sangat segan dengan guru-guru mereka. Berbeda dengan sekarang, para anak didik sering berlaku tidak hormat kepada guru-guru mereka dan bahkan ada yang sampai membuat guru-guru mereka menangis di dalam kelas.
Mendidik sungguh pekerjaan yang sangat berat dan melelahkan dan memang sangat wajar jika pemerintah membeikan perhatian khusus di bidang pendidikan. Karena generasi muda tanpa pendidikan akan membuat negara tercinta kita ini hancur di masa yang akan datang.
Read more: http://www.artikelbagus.com/2012/03/artikel-tentang-pendidikan-di-indonesia.html#ixzz3TdGYLUtl
Sumber : www.artikelbagus.com
Langganan:
Komentar (Atom)












